SekitarSulteng.com Pemerintah Kota Palu untuk pertama kalinya melibatkan juru bahasa isyarat dalam siaran langsung (live streaming) Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Palu dalam menghadirkan layanan informasi publik yang lebih inklusif dan dapat diakses seluruh masyarakat, termasuk Teman Tuli. Juru bahasa isyarat Kania Widjajadi dilibatkan untuk menerjemahkan informasi dan rangkaian pelaksanaan upacara yang disiarkan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Palu.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., mengatakan pelibatan juru bahasa isyarat merupakan langkah penting dalam mewujudkan komunikasi publik yang setara.
Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Daerah Masih Bertanya tentang Keadilan?
“Ini untuk pertama kalinya kita melibatkan juru bahasa isyarat dalam proses live streaming pelaksanaan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar informasi yang disampaikan Pemerintah Kota Palu dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk Teman Tuli,” ujar Akhir, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, upaya tersebut telah mulai diterapkan sejak awal 2026, seiring periode kedua kepemimpinan Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, SE. Kania Widjajadi bahkan telah dilibatkan dalam berbagai konten video yang diproduksi Pemerintah Kota Palu.
“Sejak awal tahun 2026, kami sudah melibatkan Kania Widjajadi dalam setiap konten video yang dihasilkan Pemerintah Kota Palu. Jadi, bukan hanya pada momentum tertentu, tetapi memang kita dorong agar setiap informasi yang disampaikan melalui konten video bisa lebih mudah diakses oleh Teman Tuli,” jelasnya.
Akhir menambahkan, keterlibatan juru bahasa isyarat menjadi bagian dari transformasi komunikasi publik yang terus dikembangkan Pemkot Palu. Dengan demikian, masyarakat Tuli dapat memperoleh informasi mengenai program, kebijakan, kegiatan, dan agenda pemerintah daerah secara lebih mudah dan setara.
“Harapannya, ke depan seluruh informasi publik yang disampaikan melalui media Pemerintah Kota Palu semakin inklusif. Kita ingin tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal atau kesulitan mendapatkan informasi hanya karena adanya keterbatasan dalam mengakses komunikasi,” katanya.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Pemkot Palu dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat. Informasi publik diharapkan tidak hanya disampaikan secara cepat dan luas, tetapi juga dapat diakses oleh semua kalangan.
Baca Juga: Penuh Nuansa Kebhinekaan, Upacara HUT ke-81 RI di Untad Diwarnai Pakaian Adat Nusantara
Artikel Terkait
Donggala United FC Resmi Diperkenalkan, Bidik Promosi ke Liga 2
Inbis Palu Latih 15 Tim Wirausaha Sosial Lewat SEED for Palu Wave 2, Siapkan Bisnis Berdampak bagi Kota Palu
Penuh Nuansa Kebhinekaan, Upacara HUT ke-81 RI di Untad Diwarnai Pakaian Adat Nusantara
Teras Baca Nasana Gelar Pelatihan Penyusunan Profil dan Proposal bagi 50 Pegiat Literasi Sulteng
Tim PISN UNTAD Sukses Gelar Pameran Batik Banava 01, Tandai Penutupan Program PISN 2026