Selasa, 25 Agustus 2026

Hadiri Wisuda Untad, Mentan Amran Minta 1.018 Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Photo Author
Junaidi SS, SekitarSulteng.com
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama peserta wisuda Untad periode ke-138 (IST)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama peserta wisuda Untad periode ke-138 (IST)

SekitarSulteng.com, PaluMenteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menghadiri Wisuda Periode ke-138 Universitas Tadulako (Untad), Kamis (20/8/2026), dan menyampaikan orasi ilmiah di hadapan 1.018 wisudawan dan wisudawati yang resmi dikukuhkan.

Dalam kegiatan yang dibuka Ketua Senat Untad, Prof. Dr. H. Djayani Nurdin, S.E., M.Si., tersebut, Amran memberikan motivasi kepada para lulusan agar berani bermimpi besar, bekerja keras, dan menciptakan lapangan kerja.

Menurutnya, kesuksesan tidak ditentukan oleh asal kampus, latar belakang keluarga, maupun kondisi ekonomi seseorang.

“Sukses tidak mengenal kampus, tidak mengenal keturunan siapa, tidak mengenal anak siapa. Sukses ada di tangan Anda sendiri,” tegas Amran.

Dalam orasinya, ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Jangan menjadi job seeker. Jadilah pencipta lapangan kerja. Indonesia memiliki peluang yang sangat besar dan generasi muda harus berani mengambil peluang tersebut,” ujarnya.

Amran menilai salah satu tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah pola pikir yang masih takut gagal dan terlalu bergantung pada orang lain. Karena itu, ia mendorong para lulusan Untad untuk memiliki keyakinan kuat terhadap kemampuan diri sendiri.

Ia mencontohkan sejumlah tokoh dunia seperti Steve Jobs, Mark Zuckerberg, Richard Branson, hingga Jack Ma yang mampu mencapai kesuksesan meskipun menghadapi berbagai kegagalan dalam perjalanan hidup mereka.

Menurut Amran, kegagalan merupakan bagian dari proses yang harus dilalui untuk meraih keberhasilan yang lebih besar.

“Kalau ingin sukses, harus siap menghadapi kegagalan. Jangan takut mencoba dan jangan takut memulai,” katanya.

Selain soal karier dan kewirausahaan, Menteri Pertanian juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang tua. Ia menyebut doa dan restu orang tua sebagai salah satu faktor penting yang dapat mengantarkan seseorang menuju kesuksesan.

“Jangan pernah menyakiti hati ibu dan bapak. Minta restu mereka sebelum memulai perjalanan baru,” pesannya.

Kehadiran Amran dalam wisuda tersebut mendapat perhatian besar dari sivitas akademika Untad. Selain memberikan motivasi kepada lulusan, kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah.

Wisuda Periode ke-138 Untad tahun ini menjadi salah satu yang istimewa karena tidak hanya menandai lahirnya 1.018 lulusan baru, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya perubahan pola pikir, inovasi, dan keberanian menciptakan peluang di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Editor: Junaidi SS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X