Selasa, 25 Agustus 2026

Untad Salurkan Donasi Rp50 Juta untuk Korban Gempa NTT Lewat Program Untad Peduli

Photo Author
Junaidi SS, SekitarSulteng.com
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:54 WIB
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., (IST)
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., (IST)

SekitarSulteng, Palu – Universitas Tadulako (Untad) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam dengan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).


Bantuan tersebut disalurkan melalui program Untad Peduli yang menghimpun donasi dari seluruh keluarga besar Universitas Tadulako. Dana kemanusiaan itu kemudian diserahkan secara resmi melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Kamis, 20 Agustus 2026.


Penyaluran bantuan melalui perguruan tinggi di wilayah terdampak diharapkan dapat memperlancar koordinasi dan distribusi sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.


Program Untad Peduli menjadi wadah bagi sivitas akademika Untad untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Partisipasi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh kampus tersebut dalam merespons berbagai persoalan sosial di Indonesia.


Aksi kemanusiaan untuk korban gempa NTT ini bukan yang pertama dilakukan Untad. Sebelumnya, kampus negeri terbesar di Sulawesi Tengah itu juga telah menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sumatera serta masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi.


Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai yang terus ditanamkan di lingkungan kampus.


“Duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Bantuan donasi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kegotongroyongan dari seluruh keluarga besar Untad, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” kata Prof. Amar.


Ia menambahkan, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat dan bencana.


Melalui program Untad Peduli, Universitas Tadulako menegaskan komitmennya untuk terus merawat solidaritas dan berkontribusi dalam berbagai aksi kemanusiaan di tanah air.

Editor: Junaidi SS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X