pendidikan

Malam Ramah Tamah Warnai Penutupan Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:36 WIB
Rektor Untad, Prof. Dr. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., memotong tumpeng Dies Natalis ke-45 sebagai tanda syukur atas capaian dan perjalanan Universitas Tadulako (Junaidi )

SekitarSulteng.com, Palu – Universitas Tadulako (Untad) menutup rangkaian perayaan Dies Natalis ke-45 dengan menggelar Gala Dinner atau Malam Ramah Tamah di Auditorium Untad, Jumat (14/8) malam. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara sivitas akademika, pemerintah daerah, Forkopimda, mitra kerja, alumni, dan berbagai pihak yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan Untad.

Malam puncak Dies Natalis berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Sejumlah penampilan seni dan budaya yang dibawakan mahasiswa Untad mewarnai jalannya acara. Selain itu, kehadiran penyanyi nasional Vania LIDA turut menambah kemeriahan perayaan ulang tahun ke-45 perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Untad selama 45 tahun. Panitia turut menyerahkan piala bergilir kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang berhasil keluar sebagai juara umum dalam berbagai perlombaan yang digelar selama rangkaian Dies Natalis.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-45 Untad, Dr. dr. Rosa Dwi Wahyuni, Sp.PK., M.Kes., mengatakan peringatan tahun ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari sivitas akademika, alumni, mitra kerja hingga masyarakat Sulawesi Tengah.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, tetapi juga mencakup bidang akademik, pengembangan karier, sosial kesehatan, olahraga, hingga penguatan jejaring kemitraan.

“Semangat KITA UNTAD diharapkan tidak hanya menjadi tema Dies Natalis, tetapi menjadi energi bersama untuk membangun Universitas Tadulako yang semakin unggul, inovatif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa tema KITA UNTAD yang diusung tahun ini merupakan ajakan untuk memperkuat rasa memiliki terhadap kampus dan membangun Untad secara kolektif.

Menurut Prof. Amar, usia 45 tahun harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus menyiapkan langkah-langkah besar dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Jangan lagi berbicara tentang saya, unit saya, atau kelompok saya. Yang harus kita bangun adalah semangat KITA. Karena Untad hanya bisa maju jika dibangun secara bersama-sama,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Untad memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Amar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan terhadap berbagai program strategis Untad, termasuk pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis yang saat ini sedang dipersiapkan.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat berjalan beriringan dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-45 Untad. Ia menilai Untad telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Banyak anak-anak Sulawesi Tengah yang kini memilih melanjutkan pendidikan di Untad. Ini menunjukkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Tadulako terus meningkat,” ujarnya.

Wakil Gubernur juga mengapresiasi tema KITA UNTAD yang dinilai selaras dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Halaman:

Tags

Terkini