daerah

Lewat Forum Reses, Rusman Ramli Ajak Mahasiswa Kawal Pembangunan dan Pemerintahan Kota Palu

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB
Rusman Ramli berdialog dengan mahasiswa saat pelaksanaan Reses Caturwulan II Tahun Sidang 2026 di Home Base RR, Kelurahan Talise, Kota Palu. (Junaidi )

SekitarSulteng.com, Palu – Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, ST., M.M., mengajak kalangan mahasiswa untuk berperan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menggelar Reses Caturwulan II Tahun Sidang 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) Palu Timur–Mantikulore di Home Base RR, Kelurahan Talise, Kamis (20/8) malam.

Berbeda dari pelaksanaan reses pada umumnya, kegiatan tersebut secara khusus menghadirkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palu. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menyerap aspirasi generasi muda yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan.

Rusman Ramli mengatakan, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam memberikan masukan dan kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah daerah, termasuk pada sektor-sektor yang menjadi ruang lingkup kerja Komisi B DPRD Kota Palu.

“Kenapa kemudian kami mengundang mahasiswa untuk hadir? Karena yang pertama, tentu kepedulian yang sangat tinggi oleh mahasiswa terhadap berbagai macam kondisi, baik itu sosial, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Rusman.

Menurutnya, forum reses tidak hanya menjadi sarana anggota legislatif menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga ruang dialog bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan pandangan mereka terkait pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penyusunan kebijakan maupun pengawasan program-program pemerintah yang berkaitan dengan bidang ekonomi, perdagangan, usaha mikro, serta sektor lainnya yang menjadi tugas Komisi B DPRD Kota Palu.

“Ini menjadi momen dan kesempatan yang berharga bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasannya, harapannya, serta berbagai macam persoalan yang ditemui di lingkungan di mana dia berada,” katanya.

Rusman menilai keterlibatan mahasiswa dalam proses pembangunan daerah sangat penting. Selain sebagai agen perubahan, mahasiswa juga memiliki kapasitas intelektual untuk memberikan perspektif kritis terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Karena itu, ia berharap pandangan dan aspirasi yang lahir dari kalangan mahasiswa dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi pemerintah dan DPRD dalam merumuskan arah pembangunan Kota Palu ke depan.

“Pandangan generasi muda, khususnya mahasiswa, bisa menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Mudah-mudahan suara kritis dari para mahasiswa ini bisa kemudian menjadi pemantik untuk pembangunan Kota Palu yang jauh lebih baik di masa yang akan datang,” tuturnya.

Rusman juga menegaskan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan estafet pembangunan daerah. Oleh karena itu, keterlibatan mereka dalam ruang-ruang partisipasi publik perlu terus didorong agar tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Karena kepemimpinan ada di pundak mereka selanjutnya,” pungkasnya.

Tags

Terkini